361 Pelajar Keracunan Makanan di Berastagi
Kronologi
<ol><li>13 Agustus 2026<br>Sebanyak ratusan siswa dari sejumlah sekolah (dilaporkan sekitar 279 hingga 361 pelajar) mengalami gejala pusing, mual, muntah, gatal di mulut, lemas, hingga sesak napas setelah mengonsumsi menu MBG.</li><li>16 Agustus 2026: <br>Hasil pemeriksaan laboratorium kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara menunjukkan sampel makanan positif terkontaminasi bakteri: Bacillus cereus pada nasi, Staphylococcus aureus pada ikan dencis bersaus dan sampel muntahan, serta E. coli pada buah melon.</li><li>Pertengahan Agustus 2026: <br>Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional SPPG Berastagi Sempajaya dan mengusulkan pemecatan terhadap kepala SPPG akibat insiden tersebut.</li><li>7–9 September 2026: <br>Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Karo, para orang tua korban memprotes lambatnya keterbukaan informasi hasil lab. Perwakilan orang tua kemudian resmi melaporkan kasus ini ke Polres Karo</li></ol>